Cari Blog Ini

Laman

Rabu, 14 Oktober 2009

Pesan- Pesan Cerdas Dari Seorang Ibu Yang Pintar

Terdapat sebuah pesan yang sangat baik diantara pesan-pesan kaum wanita Arab, yakni pesan Umamah binti Al-Harists kepada puterinya Ummu Iyas Binti Auf pada malam perkawinannya. Di antara pesan yang di sampaikannya adalah sebagai berikut:

"Wahai puteriku, sebentar lagi kamu akan meninggalkan lingkungan keluargamu, dan meninggalkan kehidupan yang selama ini kamu alami. Seandainya ada seorang wanita yang tidak membutuhkan suami karena kedua orang tuanya berkecukupan da mereka memerlukannya, maka kamu adalah wanita yang paling tidak memerlukan suami. Tetapi sudah menjadi suratan takdir kalau wanita itu di ciptakan untuk laki-laki, dan laki-laki di ciptakan untuk wanita.

Pesan pertama dan kedua: Patuhlah kepada suami dengan menerima bagian apa adanya. Dengarkan kata-katanya dengan baik dan disertai dengan ketaatan.

Pesan ketiga dan keempat: Perhatikanlah selalu apa yang biasa di lihat matanya dan di cium oleh hidungnya. Oleh karena itu jangan sampai matanya melihat hal-hal yang buruk pada dirimu, dan juga jangan sampai hidungnya mencium bau yang tidak harum dari dirimu.

Pesan kelima dan keenam: Perhatikanlah selalu waktu tidur dan waktu makannya. Sebab, ketegangan lapar itu dapat memancing emosi dan kurang tidur itu dapat membangkitkan amarah.

Pesan ketujuh dan delapan: Jagalah hartanya dan peliharalah keluarga serta anak-anaknya. hal terpenting yang menyangkut hartanya ialah mengaturnya dengan baik, dan hal terpenting yang menyangkut dengan anak-anaknya ialah memelihara mereka dengan baik.

Pesan kesembilan dan kesepuluh: Jangan durhakai perintahnya, dan jangan membocorkan rahasianya. Sebab, jika kamu sampai melawan perintahnya, maka kamu telah menyesakkan dadanya. Dan jika kamu sampai membocorkan rahasianya, maka kamu tidak akan luput dari pengkhianatannya. Selanjutnya waspadalah jangan sampai kamu memperlihatkan kegembiraan di depannya ketika ia bersedih, dan jangan sampai pula kamu memperlihatkan kesedihan di depannya ketika ia bergembira"